itu

/Tag:itu

Memahami HAM dari Kisah Diri

Dari Seksualitas ke Pengantar HAM Pukul satu siang, Kamis 24 Mei 2012, di ruangan beralas karpet, tak kurang dari 15 orang duduk melingkar. Mereka mantan pecandu, korban obat terlarang, transgender, gay dan pekerja seks yang hadir untuk ke tujuh kalinya untuk saling belajar, memupuk bekal agar dibagi kembali ke komunitasnya. Hadir diantara mereka teman-teman mahasiswa dengan peralatan kamera. Para mahasiswa jurnalistik itu turut belajar terkait rencana mereka untuk memproduksi film dokumenter. Arah jarum jam menunjuk 13.15, Hartoyo, aktivis gay dan penanggung

Selamatkan ODHA dari d4t

ODHA harus mendapatkan obat ARV yang Aman.

“Ya, memang sebaiknya ARV jenis d4T itu digantikan dengan yang lebih aman. Misalnya Tdf (tenofovir)” ucapan itu meluncur dari mulut Prof Dr Zubairi Djoerban SpPD KHOM, seorang Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam, Universitas Indonesia. Ucapan itu meluncur ketika tim advokasi dari IAC dan Kampanye #ODHABerhakSehat menemui beliau di sela-sela acara pemberian apresiasi kepada ODHA (Orang terinfeksi HIV) yang telah mengkonsumsi ARV lebih dari 5 tahun dan bisa tetap sehat. Acara ini diadakan di Ruang Kuliah Penyakit Dalam, Universitas Indonesia pada tanggal

Advocacy Alert ? Apa yang bisa kita lakukan agar obat ARV jenis d4t (Stavudine) bisa segera ditarik?

Selamatkan ODHA dari d4t Apa yang bisa kita lakukan agar obat ARV jenis d4t (Stavudine) bisa segera ditarik? Panduan WHO untuk ARV 2010 yang kemudian di adopsi oleh Kemenkes dalam Panduan ARV 2011 (Pedoman Nasional Tatalaksana Klinis Infeksi HIV dan Terapi Antiretroviral, Kemenkes 2011) telah menyatakan dengan jelas bahwa obat ARV jenis d4t mempunyai toksisitas yang tinggi. Efek jangka panjang dari obat ini dituliskan dalam kedua panduan itu bahwa d4T mempunyai efek samping permanen yang bermakna,

KeadilanSosial

Adakah Keadilan Sosial Bagi Kelompok Rentan?

KeadilanSosial Jum’at, 20 April 2012, pukul 13:40 WIB diskusi hari ini mengangkat isu pentingnya keadilan social bagi kelompok rentan? Acara ini dihadiri oleh 12 orang dan bertempat disekretariat Indonesia AIDS Coalition (IAC), Rawamangun, Jakarta Timur. Ini merupakan kegiatan rutin bulanan yang dilakukan oleh IAC. Kali ini membahas tentang Keadilan social bagi kelompok rentang dengan narasumber Prof. Sulistiowati Irianto, dosen Hukum Universitas Indonesia. Narasumber (Sulistiowati) memberikan pengantar mengenai mengapa keadilan untuk kelompok rentan itu penting. Beliau membedah bukunya tentang migrant worker di

Diskusi Seksualitas

Analisis Gender Dalam Refleksi Cerita Dan Diri

Pelatihan dibuka pada jam 13.20 WIB, Kamis,26/4/2012 oleh Putri (fasilitator) melalui review apa saja yang telah dilakukan di Minggu sebelumnya. Setiap peserta diminta menulis pendapatnya, memaparkannya, lalu menjemurnya di “jemuran celana dalam“. Umumnya peserta menyatakan ketertarikannya atas pendapat Prof.Siti Musdah Mulia tentang: isu perkawinan sejenis, hukum perkawinan dalam Islam sebagai hal yang mubah, mitra sejajar antara laki-laki dan perempuan dan tentang hak waris yang flexible antara laki-laki dan perempuan. Diskusi Seksualitas Kemudian peserta