ARV

/Tag:ARV

Program Pendanaan yang Dapat Dilakukan Masyarakat Melalui Desentralisasi (Bagian 1)

The Issue Penanggulangan HIV di Indonesia telah mendapatkan pendanaan yang besar dari donor internasional, terhitung adalah 57% total pembelanjaan untuk HIV dan 71% program penanggulangan pada populasi kunci pada 2014 (Sekretaris KPA Nasional. Indonesia National AIDS Spending Assessment 2014-2015. Ministry of Health, Indonesia; 20151). The Global Fund adalah salah satu pendonor terbesar, terhitung 60% dari seluruh sumber pendanaan internasional yang

Kunjungan ke KPA Jawa Tengah

Pada tanggal 7 Februari 2018, DirekturĀ Eksekutif Indonesia AIDS Coalition (IAC) Aditya Wardhana, berkunjung ke Jawa Tengah dan bertemu dengan Sekertaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jawa Tengah Bapak Zaenal Arifin untuk mendapatkan update terbaru mengenai kondisi KPA kota dan kabupaten khususnya untuk provinsi Jawa Tengah pasca pembubaran KPAN.

Materi Diskusi Pengembangan Rekomendasi Skema ARV Berbayar

Keputusan Menteri Kesehatan RI no 1190/Menkes/SK/X/2004 antara lain menyatakan Pemerintah menyediakan obat ARV secara gratis bagi ODHA melalui rumah sakit rujukan yang ditetapkan Menteri Kesehatan. Namun perkembangan situasi menimbulkan wacana dibutuhkannya akses kepada ARV berbayar. Pencetus wacana tersebut antara lain, ada ODHA yang memerlukan pelayanan yang menjamin privasi, dan memilih pelayanan kesehatan swasta yang berbayar, baik untuk jasa layanan maupun untuk ARV; Kepmenkes no 1190/2004 tersebut di atas tidak mengatur pemberian ARV kepada warga negara asing (WNA), sehingga timbul pertanyaan apakah

image: http://patricmorgan.co.uk

Buku Saku Pengobatan HIV untuk ODHA dan Komunitas

ART merupakan salah satu upaya dalam mengurangi laju penularan di masyarakat.Dampak tersebut akan terwujud jika dapat menjangkau 80% ODHA yang memerlukan ART. Idealnya semua ODHA yang memenuhi syarat terapi ARV (ART) menjalankan pengobatan. Pada saat sekarang kesenjangan pemberian ART ini masih tinggi dengan berbagai alasan dan salah satunya karena masih kurangnya informasi yang benar tentang terapi ARV. Berdasarkan estimasi tahun2012, sebanyak 178.631 ODHA memerlukan ART, namun hanya 139.623 yang masuk perawatan HIV dan diantaranya hanya 95.949 yang memenuhi syarat mendapatkan ART.