medicine

Surat Dukungan MSF untuk Daclatasvir dalam Model Daftar Obat Esensial WHO

Daclatasavir merupakan salah satu obat Direct Acting Antiviral (DAA) terbaru untuk mengobati Hepatitis C yang digunakan dalam kombinasi dengan obat Hepatitis C lainnya. Obat ini diproduksi oleh Bristol Myers Squibb (BMS) dengan brand Dalklinza, yang sudah baru-baru ini sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat Eropa untuk dipasarkan di seluruh negara-negara Uni Eropa. Tingkat keberhasilan obat ini pun sangat tinggi untuk semua bentuk genotipe penyakit Hepatitis C serta memiliki sedikit efek samping. Sayangnya obat ini masih belum masuk ke dalam Daftar Obat Esensial di WHO (World Health Organization).

Kemudian tanggal 4 Maret 2015 lalu, MSF/Medicins Sans Frontiers mengajukan surat permohonan kepada WHO untuk memasukan Daclatasavir ke dalam Daftar Obat Esensial WHO dengan dukungan dari beberapa organisasi masyarakat sipil yang bergerak di isu Hepatitis C dan akses terhadap obat terjangkau. Dengan adanya obat Daclatasavir ini ke dalam Daftar Obat Esensial WHO dapat memperluas kesempatan pemerintah untuk mempertimbangkan tambahan obat ini masuk pula ke dalam Daftar Obat Esensial Nasional sehingga meningkatkan peluang untuk melakukan negosiasi terhadap ketersediaan obat DAA lainnya untuk pengobatan Hepatitis C.

Artikel terkait  Program Pendanaan yang Dapat Dilakukan Masyarakat Melalui Desentralisasi (Bagian 2)

Berikut ini surat permohonan yang diajukan oleh MSF :

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on print
Share on email

Copyright © 2011 - 2020 Indonesia AIDS Coalition

want more details?

Fill in your details and we'll be in touch