Memperkuat Peran CSO dan Pemerintah Kota Semarang dalam Penanggulangan HIV-AIDS

///Memperkuat Peran CSO dan Pemerintah Kota Semarang dalam Penanggulangan HIV-AIDS
Audiensi dengan Ibu Krisseptiana, ketua Forum Kota Sehat, Kota Semarang

Pada hari Rabu, 09 mei 2018 berlokasi di Gedung Dharma Wanita Kota Semarang, tim Indonesia AIDS Coalition diterima beraudiensi dengan Ibu Krisseptiana. Lebih dikenal dengan panggilan Ibu Tia, beliau adalah istri Walikota Semarang yang sekaligus menjabat Ketua Forum Kota Sehat Semarang. Dalam kesempatan ini tim Indonesia AIDS Coalition, Hilmansyah Panji selaku koordinator Advokasi Anggaran, menyampaikan beberapa point penting terkait dengan implementasi program Penanggulangan HIV-AIDS di Kota Semarang. Hadir bersama dalam Pertemuan ini adalah Bapak Yakobus Kristantono selaku Direktur Yayasan Kalandara dan Bapak Much Nurkharistna Al Jihad dari Aissiyah Kota Semarang.

Pertama, yang disampaikan adalah mengenai perkembangan implementasi Program SHIFT (Sustanaible HIV Financing in Transition) yang hampir satu tahun diimplementasikan di Kota Semarang. Beberapa pembelajaran baik mengenai proses mengenai kolaborasi Jaringan HIV dan TB, keterlibatan CSO dan populasi kunci dalam proses Musrenbang tahun 2018 merupakan hasil kolabarasi yang patut di apresiasi atas komitmen CSO dan Forum Kota Sehat Semarang dalam merespon isu transisi pendanaan. Kedua, secara khusus juga mendiskusikan mengenai implementasi Universal Health Coverage di Kota Semarang dan Rencana Mendorong Integrasi Program HIV ke dalam Jaminan Kesehatan Nasional. Ketiga, adalah mengenai rencana implementasi Program Global Fund 2018-2020 yang akan berfokus pada proses penguatan dan peningkatan kapasitas dan kelembagaan bagi CSO dan populasi kunci.

Ibu Tia menyampaikan, “Pemerintah Kota Semarang sangat terbuka dan mendukung program-program Penangggulangan  HIV dan TB yang dilakukan Indonesia AIDS Coalition bersama jaringan CSO di Kota Semarang, ini hal baik yang perlu kami dukung karena memberikan dampak baik bagi masyarakat di Kota Semarang”.  Mengenai UHC, kebijakan Bapak Walikota yang komitmen untuk memberikan jaminan dan layanan bagi masyarakat khususnya kota Semarang melalui Program UHC dengan coverage pembiayaan di kelas 3, syarat ketentuannya adalah memiliki Kartu Tanda Penduduk Kota Semarang yang saat ini hampir 95% warga Kota Semarang sudah masuk dalam program BPJS Kesehatan. Mengenai rencana mendorong Program HIV terutama pengobatan, tentu sangat baik untuk didukung, akan tetapi perlu dilihat kembali kajiannya, perlu dikumpulkan data dan juga koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait, karena ini meyangkut kebijakan di nasional juga.

Pertemuan Jaringan CSO peduli HIV dan TB

Selain itu dalam rangkaian kegiatan di Kota Semarang IAC juga melakukan Pertemuan dengan Jaringan Peduli HIV dan TB di Kota Semarang, melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan Kota Semarang dan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Semarang. Secara khusus kegiatan roadshow ini bagian dari memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara CSO dan Stakeholders kunci dalam penanggulangan HIV dan TB di Kota Semarang.

Audiensi dengan Sekretaris KPA Kota Semarang