Community Delegation to the Board of the Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria Retreat 2015

///Community Delegation to the Board of the Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria Retreat 2015

10865866_766502066760378_1198652030391435244_oCommunities Delegation to the Board of the The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria adalah sebuah mekanisme representasi individu yang hidup dengan HIV, TB dan terdampak Malaria dengan visi untuk mewujudkan kesetaraan akses untuk layanan yang berkualitas dan mendukung kebutuhan komunitas untuk pencegahan, pengobatan dan atau hidup dengan penyakit ini dalam sebuah lingkungan yang kondusif serta menghargai hak asasi manusia. Misi dari Communities Delegation bekerja untuk memastikan suara dan isu dari orang yang hidup dengan HIV, TB dan terdampak malaria dengan mempengaruhi setiap pertimbangan dan keputusan dalam investasi serta program dari Global Fund untuk mencapai dampak yang berkelanjutan dan luas bagi komunitas.

Communities Delegation secara aktif berpartisipasi dalam memformulasikan kebijakan dan posisi strategis untuk isu ? isu prioritas yang relevan serta bekerja secara dekat dengan board delegations lainnya (dalam hal ini Delegasi dari Organisasi Non Pemerintah untuk Negara ? negara maju dan berkembang) untuk memastikan bahwa isu ? isu tersebut secara efektif ditujukan. Tujuan besar dari Communities Delegation juga memastikan bahwa partisipasi kami dalam Global Fund Board menghasilkan Akses yang Universal pada pencegahan, pengobatan, perawatan dan dukungan yang berkualitas bagi komunitas yang hidup dan terdampak oleh ketiga penyakit berdasarkan prinsip kesetaraan dan hak asasi manusia. Sehingga sangat penting untuk bisa berkomunikasi dan merepresentasikan secara akuntabel kepada setiap komite dan struktur yang terdapat dalam Global Fund, dengan mengimplementasikan mekanisme dan komunikasi yang strategis kepada komunitas dan mitra yang terdampak oleh ketiga penyakit.

Dan seperti biasa, Community Delegation to the Board of The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria mengadakan pertemuan tahunan atau annual retreat yang kali ini diadakan di Kunming, China dari tanggal 9 ? 12 Februari 2015. Tujuan Delegation Retreat tahun ini adalah memberikan orientasi kepada anggota baru dan menentukan isu ? isu strategis yang akan diangkat oleh Community Delegation pada tahun 2015 ini.

10985611_766502130093705_1854083783536121610_oPeserta yang hadir di dalam pertemuan ini adalah Board Member Alexander Curasov dari Moldova, Alternate Board Member Rico Gustav dari Indonesia, Communication Focal Point Rachel Ong dari Singapore, anggota Community Delegation Hope Mafaranga (Uganda), Maurine Murenga (Kenya), saya sendiri Sindi Putri (Indonesia), Charles Siwela (Zimbabwe), Olena Stryzhak (Ukraina) serta anggota baru Olivia Ngou (Kamerun), Timur Abdullaev (Uzbekistan), Raoul Fransen (Belanda), Genevieve Dorbayi (Ghana), Carol Nyirenda (Zambia), Manita Pandey (Nepal) dan Rhonda Marama (Selandia Baru. Kemudian ada pula mitra-mitra dari Community Delegation yang hadir yaitu Ruth Morgan Thomas dari Global Network of Sex Worker, Heather R. Benjamin dari Open Society Foundation, Christine Stegling dari ITPC Global serta David Traynor dari Global Fund Secretariat. Delegation retreat ini difasilitatori oleh Sarah Middleton dan Jeffrey Hoover sebagai rappourter.

Bagi anggota baru, kegiatan retreat ini sudah dilaksanakan sejak tanggal 9 Februari dimana mereka akan menerima pengenalan mengenai Global Fund dan bagaimana bekerjanya serta Community Delegation dan bagaimana pula bekerja mewakili komunitas. Di hari kedua dimana semua Community Delegation yang datang pada retreat ini sudah berkumpul mulai membahas hasil yang ingin dicapai dari pertemuan ini yaitu menentukan isu prioritas yang akan didorong oleh Community Delegation selama tahun 2015 ini. Kemudian di hari ketiga kami kedatangan para mitra dari Global?Network of Sex Worker, Open Society dan ITPC Global serta dari Global Fund Secretariat untuk mendapatkan masukan mengenai isu-isu prioritas yang akan diusung pada tahun 2015 ini. Pembahasan mengenai isu-isu prioritas ini terus dibahas hingga hari terakhir sampai kami semua menemukan kesepakatan. Hasil kesepakatan ini yang kemudian akan dibawa ke dalam anggota Community Delegation yang lebih luas.

10993510_766502136760371_2685378599186024887_oIsu-isu prioritas ini adalah isu yang akan didorong di dalam setiap pertemuan penting terkait Global Fund terutama ketika Board Meeting. Isu yang masih terus menghangat adalah mengenai proses Funding Model yang sejak 2014 lalu telah diresmikan pada Board Meeting di Jakarta. Isu yang diangkat adalah proses yang inklusif untuk melibatkan komunitas dalam setiap proses Funding Model. Selain itu isu yang mulai menghangat mengenai Replenishment yang dilakukan setiap dua tahun sekali, dimana semua akan melakukan negosiasi dan lobi agar Global Fund kembali mendapatkan dana untuk menanggulangi AIDS, Tuberkulosis dan Malaria. Begitu pun Strategic Development, dimana Rencana Strategis Global Fund akan berakhir di tahun 2016 sehingga pengembangannya diperlukan mulai dari tahun 2015 ini agar dapat mengangkat tujuan yang lebih strategis untuk tahun 2017 ? 2021.