Dokumentasi

/Dokumentasi

Notulensi Tindak lanjut Peraturan Presiden No. 124 Tahun 2016

Tindak lanjut Peraturan Presiden No. 124 Tahun 2016 tentang Perubahan Peraturan Presiden No. 75 Tahun 2006 tentang Komisi Penanggulangan AIDS Nasional Lokasi: Gedung D It 4 Ditjen P2P, Kemkes RI, JI. Percetakan Negara No. 29 Jakarta PIIS Tanggal: 10 Februari 2017 Sehubungan dengan evaluasi mengenai lembaga non struktural yang teah dicanangkan oleh Kemenpan RB dan telah terbitnya Peraturan Presiden No. 124 Tahun 2016 tentang Perubahan Peraturan Presiden No. 75 Tahun 2006 tentang Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, maka pelaksanaan hal tersebut harus disegerakan mengingat

Kunjungan ke Wonosobo Youth Centre dalam Program PMTS LKB SUFA Dukungan IPF

Indonesia Partnership Fund (IPF) berkomitmen untuk memberikan kesempatan bagi peningkatan dan pelaksanaan tanggung jawab Organisasi Masyarakat Sipil dalam mendukung program PMTS LKB SUFA di Indonesia. Saat ini, Dukungan IPF komponen III yaitu program hibah untuk OMS telah memasuki ronde ke 7 dimana berdasarkan hasil e-Call for Proposal dinyatakan Wonosobo Youth Centre mendapatkan dukungan. Dukungan tersebut diberikan sejak 1 September 2016 dan akan berakhir pada 31 Agustus 2017. Sesuai dengan periode program yang telah berjalan selama tiga bulan, maka diperlukan kegiatan mentoring

Kunjungan ke LSM Pelita Tegal dalam Program PMTS LKB SUFA Dukungan IPF

Indonesia Partnership Fund (IPF) berkomitmen untuk memberikan kesempatan bagi peningkatan dan pelaksanaan tanggung jawab Organisasi Masyarakat Sipil dalam mendukung program PMTS LKB SUFA di Indonesia. Saat ini, Dukungan IPF komponen III yaitu program hibah untuk OMS telah memasuki ronde ke 7 dimana berdasarkan hasil e-Call for Proposal dinyatakan LSM Pelita Tegal mendapatkan dukungan. Dukungan tersebut diberikan sejak 1 September 2016 dan akan berakhir pada 31 Agustus 2017. Sesuai dengan periode program yang telah berjalan selama tiga bulan, maka diperlukan kegiatan mentoring

Project ? Tanda Kasih ? Pendokumentasian Pengobatan ARV di Indonesia

Latar Belakang Sejak pertama kali terjadi kasus HIV di Indonesia pada tahun 1987, sampai dengan Maret 2013, HIV-AIDS tersebar di 345 (69,4%) kabupaten/kota dari 497 kabupaten/kota di seluruh provinsi di Indonesia. Provinsi pertama kali ditemukan adanya kasus HIV-AIDS adalah Provinsi Bali, sedangkan yang terakhir melaporkan adalah Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2011. Sedangkan pengobatan HIV di Indonesia baru dimulai pada tahun 2003. Dan berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah ODHA yang sedang mendapatkan pengobatan ARV sampai dengan bulan Maret 2013 sebanyak 33.114 orang.