15th Anniversary Rumah Cemara

///15th Anniversary Rumah Cemara

Mengusung tag line “Indonesia Tanpa Stigma”, Rumah Cemara telah melayani dan menciptakan safe zone untuk para ODHA dan pengguna Napza Kota Bandung dan sekitarnya. Hari ini, 29 Januari 2018, genap 15 tahun Rumah Cemara beroperasi, dan tak terhitung jumlahnya ODHA dan pengguna napza yang menemukan “rumah” dalam nuansa kekeluargaan yang terasa sangat kuat dalam atmosfir rumah cemara. 

Pada peringatan 15 tahun berdirinya ini, Rumah Cemara mengundang teman-teman komunitas, media, dan mitra pemerintah. Diadakan di headquarter Rumah Cemara di Geger Kalong, Bandung, rumah cemara menyiapkan beragam aktivitas untuk para tamunya, salah satunya adalah booth pemeriksaan HIV dan Hepatitis C gratis yang disediakan oleh Puskesmas setempat. Selain itu, Rumah Cemara juga menyiapkan mural dinding Indonesia Tanpa Stigma dan mengundang para tamu untuk menambahkan cap tangannya sebagai tanda dukungan terhadap cita-cita rumah cemara Indonesia Tanpa Stigma, dimana ketiadaan stigma diharapkan dapat menciptakan keadaan yang lebih nyaman dan lebih kondusif untuk kelompok yang termarjinalkan.

Sambil mendengarkan talk show yang di pimpin oleh Kang Tri, para tamu dimanjakan dengan booth-booth minuman dan cemilan. Yang paling menarik adalah booth kopi Rumah Cemara, dimana para tamu diberikan kebebasan untuk memilih biji kopi yang diinginkan, sebelum di grind dan diseduh langsung, sehingga rasa dan aroma kopi yang begitu nikmat sungguh terasa. Beberapa pembicara secara bergiliran menceritakan pengalamannya bersama Rumah Cemara, termasuk tiga pendiri Rumah Cemara yang dengan haru menyampaikan kebanggaannya akan pencapaian Rumah Cemara sampai sejauh ini.

 Dalam nuansa nostalgia, teman-teman Rumah Cemara juga tak lupa mengangkat topik yang saat ini sedang hangat diperbincangkan, yaitu tentang teman-teman LGBT. Rumah Cemara mengajak para tamu undangan untuk tidak lupa memberi dukungan terhadap teman-teman LGBT di saat yang kurang kondusif ini, Teh Riri sebagai perwakilan dari Srikandi Pasundan, sangat beryukur dengan dukungan dari teman-teman semua, dan berjanji untuk tetap kuat dan semangat dalam membela hak-hak teman-teman LGBT.

Satu hal yang sangat menarik ketika pertama kali tiba di tempat ini, adalah ring tinju yang ternyata merupakan arena latihan tinju bagi teman-teman Rumah Cemara. Idenya adalah menyalurkan energi kepada hal baik seperti olahraga, sehingga menekan keinginan untuk menggunakan narkoba, dan tentu saja sebagai sarana untuk teman-teman ODHA untuk menjaga kebugaran. Selain itu, rumah cemara juga memfasilitasi kegiatan olahraga sepakbola, dengan tujuan yang sama.

Selamat Hari Jadi, Rumah Cemara. Semoga dapat terus bekerja dan memberi manfaat bagi teman-teman komunitas.