penanggulangan

/Tag:penanggulangan

Kelanjutan Program Penanggulangan AIDS

Menindaklanjuti hasil Pertemuan Evaluasi Nasional yang telah dilaksanakan pada tanggal 19-21 Februari 2017 di Hotel Grand Mercure, Jakarta, berikut ini beberapa hal yang perlu kita sampaikan untuk dapat kita tindak lanjuti bersama KPA dan DInas Kesehatan di daerah:

Deklarasi Lembang, Musyawarah HIV dan AIDS Jawa Barat.

Pada tanggal 12-14 Juni 2012, bertempat di Villa Trinity, Bandung telah dilangsungkan Musyawarah Daerah (Musda) HIV dan AIDS Jawa Barat. Musda ini dihadiri oleh 80 orang peserta yang berasal dari 23 Kabupaten / kota. Dalam event yang mempertemukan segenap stakeholder dalam program penanggulangan AIDS, terjadi ruang diskusi dan bertukar keberhasilan, tantangan serta kesenjangan program penanggulangan AIDS yang berjalan di wilayah masing-masing. Dari pertemuan selama 2 hari setengah ini, kemudian dirumuskan 12 point yang kemudian disebut dengan Deklarasi Lembang, yang merumuskan sebuah komitment,

http://blog.trginternational.com/trg-in-the-board-room/?Tag=Financial+Report

Where did the AIDS money go?

Pemerintah Indonesia baru saja memasukkan laporan Perkembangan program penanggulangan AIDS di Indonesia kepada PBB. Laporan ini dikenal dengan nama Country Progress Report to UNGASS on AIDS 2012. Laporan ini adalah laporan rutin dua tahunan yang dimasukkan setiap negara anggota PBB untuk mengetahui sejauh mana capaian, tantangan serta kesenjangan program penanggulangan AIDS di setiap negara.

Mengatasi Kekerasan Pada Perempuan di dalam program penanggulangan AIDS di 8 negaraAddressing Violence against Women in HIV Responses in Eight Countries Worldwide

Report on the parallel event organized by the Women Won’t Wait. End HIV & Violence against Women. NOW! Campaign: “Addressing Violence against Women in HIV Responses in Eight Countries Worldwide”, held on 1 March 2012 during the 56th session of the Commission on the Status of Women (CSW) in New York. Report WWW Event at CSW 2012 View more documents from Indonesia AIDS Coalition

AIDS Adalah Isu Pembangunan (bag-1)

Ditulis oleh: Hartoyo Berangkat dari pengalaman berinteraksi dengan para penggiat AIDS di Indonesia, selain saya sebagai gay merupakan bagian dari kelompok “disasar” dalam penanggulangan AIDS. Untuk itu, ada beberapa refleksi, mungkin bisa dikatakan otokritik dari kerja selama ini : Pertama: Masih lemahnya penggiat AIDS dalam memahami konsep tata negara. Hal ini mencakup pemahaman dimana peran rakyat (didalamnya masyarakat sipil) dan dimana peran negara. Kalau boleh refleksi sebagian lembaga sosial masyarakat (baik itu LSM maupun jaringan “gembok”1) yang ada didalam penanggulangan