Deklarasi Lembang, Musyawarah HIV dan AIDS Jawa Barat.

Pada tanggal 12-14 Juni 2012, bertempat di Villa Trinity, Bandung telah dilangsungkan Musyawarah Daerah (Musda) HIV dan AIDS Jawa Barat. Musda ini dihadiri oleh 80 orang peserta yang berasal dari 23 Kabupaten / kota.

Dalam event yang mempertemukan segenap stakeholder dalam program penanggulangan AIDS, terjadi ruang diskusi dan bertukar keberhasilan, tantangan serta kesenjangan program penanggulangan AIDS yang berjalan di wilayah masing-masing.

Dari pertemuan selama 2 hari setengah ini, kemudian dirumuskan 12 point yang kemudian disebut dengan Deklarasi Lembang, yang merumuskan sebuah komitment, terget serta harapan bagi program penanggulangan AIDS di Jawa Barat kedepan.

Ke dua belas point ini adalah:

  1. ODHA sepakat berperilaku hidup sehat, produktif, mandiri serta berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS.
  2. Peningkatan ketersediaan akses dan layanan Obat Anti Retroviral (ARV) termasuk Pediatrik (ARV Anak) di Rumah Sakit Swasta serta Puskesmas khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah di seluruh kabupaten/kota.
  3. Terintegrasinya layanan kesehatan seksual dan kesehatan reproduksi dengan layanan HIV & AIDS pada program PMTCT (Prevention Mother to Child Transmission) di Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Swasta, dan Puskesmas di seluruh kabupaten/kota.
  4. Mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan dan memenuhi kebutuhan informasi dan edukasi terkait perlindungan pada perempuan dan anak dalam upaya pemenuhan Hak Asasi Manusia terutama hak asasi perempuan dan anak.
  5. Mendorong tersedianya Program Mitigasi oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/kota; termasuk penggunaan kondom bagi laki-laki dan atau perempuan, jarum suntik steril dan terapi substitusi bagi pengguna napza suntik.
  6. Mendorong pemerintah daerah untuk terlibat langsung dalam pembentukan forum Warga Peduli AIDS (WPA) di tingkat kecamatan dan kelurahan melalui kebijakan kepala daerah kabupaten/kota berdasarkan surat keputusan kepala daerah provinsi.
  7. Tersedianya akses layanan kesehatan satu atap (One Stop Service) yaitu VCT, IMS, TB-HIV yang terjangkau oleh masyarakat umum di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah dan atau Rumah Sakit Swasta, serta Puskesmas di setiap Kabupaten/Kota.
  8. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan, dukungan, perawatan berbasis masyarakat dan pengobatan HIV-AIDS di seluruh Kabupaten/Kota.
  9. Tersedianya layanan HIV-AIDS yang komprehensif untuk warga binaan di Lapas dan Rutan di Jawa Barat serta peningkatan peran Bapas dalam mendukung layanan HIV-AIDS setelah WBP bebas.
  10. Mendorong pemerintah daerah untuk memenuhi kewajiban bagi ODHA untuk mendapatkan kesetaraan hak dan kewajiban tanpa ada stigma dan diskriminasi di segala bidang.
  11. Meningkatkan upaya pemerintah daerah dalam memfasilitasi kegiatan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas kelompok dukungan ODHA dan OHIDHA baik secara individu maupun kelompok.
  12. Keterlibatan ODHA dan OHIDHA dalam setiap perencanaan, penyusunan, penetapan, dan pengembangan kebijakan Pemerintah daerah yang terkait dengan pencegahan dan penanggulangan HIV & AIDS.

Incoming search terms:

  • penanggulangan ims dan hiv/aids di jawa barat
  • penanggulangan hiv/aids jawa barat
  • musyawarah hiv dan aids jawa barat
  • komisi penanggulangan aids jawa barat
  • Contoh program untuk mencegah stigma dan diskriminasi terhadap odha dan ohidha
  • program pemerintah pusat untuk orang dengan HIV/AIDS
  • peran pemerintah jawa barat dalam mendukung program hiv/aids
  • PERAN PUSKESMAS DALAM PENANGGULANGAN NAPZA DAN HIV AIDS
  • pusat penanggulangan hiv jawa barat
  • perancangan sistem informasi vct berbasis web pada komisi perlindungan aids

Where did the AIDS money go?

Pemerintah Indonesia baru saja memasukkan laporan Perkembangan program penanggulangan AIDS di Indonesia kepada PBB. Laporan ini dikenal dengan nama Country Progress Report to UNGASS on AIDS 2012. Laporan ini adalah laporan rutin dua tahunan yang dimasukkan setiap negara anggota PBB untuk mengetahui sejauh mana capaian, tantangan serta kesenjangan program penanggulangan AIDS di setiap negara.

[Read more...]

Incoming search terms:

  • data tbel ODHA di indonesia

Mengatasi Kekerasan Pada Perempuan di dalam program penanggulangan AIDS di 8 negara

Report on the parallel event organized by the Women Won’t Wait. End HIV & Violence against Women. NOW! Campaign: “Addressing Violence against Women in HIV Responses in Eight Countries Worldwide”, held on 1 March 2012 during the 56th session of the Commission on the Status of Women (CSW) in New York.

Incoming search terms:

  • cara mengatasi kekerasan terhadap perempuan
  • cara mengatasi kekerasan
  • cara mengatasi kekerasan terhadap wanita
  • upaya mengatasi kekerasan pada wanita
  • cara mengatasi kekerasan pada wanita
  • solusi kekerasan terhadap perempuan
  • cara mengatasi kekerasan pada perempuan
  • solusi kekerasan terhadap wanita
  • solusi kekerasan pada perempuan
  • Cara menanggulangi kekerasan terhadap wanita

AIDS Adalah Isu Pembangunan (bag-1)

Ditulis oleh: Hartoyo

Berangkat dari pengalaman berinteraksi dengan para penggiat AIDS di Indonesia, selain saya sebagai gay merupakan bagian dari kelompok “disasar” dalam penanggulangan AIDS.

Untuk itu, ada beberapa refleksi, mungkin bisa dikatakan otokritik dari kerja selama ini :
Pertama: Masih lemahnya penggiat AIDS dalam memahami konsep tata negara. Hal ini mencakup pemahaman dimana peran rakyat (didalamnya masyarakat sipil) dan dimana peran negara. Kalau boleh refleksi sebagian lembaga sosial masyarakat (baik itu LSM maupun jaringan “gembok”1) yang ada didalam penanggulangan AIDS berdiri karena ada kebutuhan “program” ataupun “proyek” AIDS di Indonesia. Walau tentu masih ada LSM/jaringan “gembok” berdiri dari kegelisahan ataupun keprihatinan terhadap situasi AIDS di Indonesia, tetapi sayang jumlahnya tidak banyak.
[Read more...]

Incoming search terms:

  • isu pembangunan
  • sikap yg seharusnyadilakukan masyarakat ketika berinteraksi dengan kelompok LGBT

Siapa IAC

Indonesia AIDS Coalition atau disingkat menjadi IAC adalah sebuah organisasi berbasis komunitas terdampak HIV dan AIDS dengan bentuk perkumpulan dan mempunyai keanggotaan berasal dari individu-individu yang berasal dari komunitas terdampak AIDS serta individu lain yang dipandang memiliki visi yang sama.

IAC lahir dari keprihatinan bahwa telah sekian lama program penanggulangan AIDS dijalankan di Indonesia dengan investasi pendanaan yang begitu besarnya, namun belum menemukan hasil yang diharapkan yaitu menghentikan laju infeksi baru HIV dan mengendalikannya. Kerapkali permasalahan HIV dan AIDS telah menjadi persoalan tersendiri bagi komunitas terdampak AIDS seperti Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA), Pekerja Seks, Pengguna Narkotika, Gay dan Waria. Pengabaian terhadap hak dari komunitas-komunitas ini telah menimbulkan dampak yang merugikan bagi komunitas ini dan berujung semakin peliknya perjalanan program penanggulangan AIDS di Indonesia.

Salah satu cara dalam memperbaiki ini adalah pentingnya komunitas melakukan monitoring dan evaluasi terhadap perjalanan program penanggulangan AIDS. Sering kali mekanisme monitoring dan evaluasi yang dijalankan oleh pemerintah di dalam program penanggulangan AIDS hanya menyentuh aspek kuantitatif. Banyak aspek kualitatif yang sebenarnya menjadi penting guna perbaikan program menjadi terlupakan. Disinilah peran penting komunitas dalam menyediakan data berbasis bukti yang berasal dari realita kehidupan komunitas terdampak AIDS sehingga berguna bagi perbaikan program penanggulangan AIDS.

Penyediaan bukti berbasis komunitas menjadi penting guna memberikan gambaran menyeluruh mengenai keberhasilan, tantangan, kesenjangan serta point perbaikan yang krusial dalam program sehingga gambar penanggulangan AIDS bisa terlihat secara penuh dan memudahkan dalam membuat perbaikan yang diperlukan.

Riset berbasis komunitas telah dan terus akan dilakukan oleh IAC guna membawa suara komunitas dan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan ke tataran yang lebih tinggi sehingga bisa digunakan bagi kepentingan perbaikan program baik di tataran kebijakan, pelaksanaan program maupun demi penegakan Hak Asasi Manusia di Indonesia.

Incoming search terms:

  • Gambar IAC
  • pentingnya program penanggulangan aids berbasis masyarakat