obat

/Tag:obat

Indonesia Buyers Club: Pengiriman Obat Dipersulit, Pasien Menjerit

Untuk Segera Di Rilis Jakarta, 30 Maret 2017 Kemudahan dalam mengakses obat masih menjadi persoalan yang sulit di Indonesia, situasi ini masih kerap dialami oleh pasien Hepatitis C. Indonesia Buyers Club sebagai bentuk inisiatif komunitas telah membantu pasien-pasien Hepatitis C mendapatkan obat yang belum tersedia di Indonesia pada pertengahan tahun 2015 lalu, namun proses untuk mendatangkan obat tersebut ke Indonesia tidaklah mudah.

Surat Dukungan MSF untuk Daclatasvir dalam Model Daftar Obat Esensial WHO

Daclatasavir merupakan salah satu obat Direct Acting Antiviral (DAA) terbaru untuk mengobati Hepatitis C yang digunakan dalam kombinasi dengan obat Hepatitis C lainnya. Obat ini diproduksi oleh Bristol Myers Squibb (BMS) dengan brand Dalklinza, yang sudah baru-baru ini sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat Eropa untuk dipasarkan di seluruh negara-negara Uni Eropa. Tingkat keberhasilan obat ini pun sangat tinggi untuk semua bentuk genotipe penyakit Hepatitis C serta memiliki sedikit efek samping. Sayangnya obat ini masih belum masuk ke dalam Daftar

image: http://patricmorgan.co.uk

Buku Saku Pengobatan HIV untuk ODHA dan Komunitas

ART merupakan salah satu upaya dalam mengurangi laju penularan di masyarakat.Dampak tersebut akan terwujud jika dapat menjangkau 80% ODHA yang memerlukan ART. Idealnya semua ODHA yang memenuhi syarat terapi ARV (ART) menjalankan pengobatan. Pada saat sekarang kesenjangan pemberian ART ini masih tinggi dengan berbagai alasan dan salah satunya karena masih kurangnya informasi yang benar tentang terapi ARV. Berdasarkan estimasi tahun2012, sebanyak 178.631 ODHA memerlukan ART, namun hanya 139.623 yang masuk perawatan HIV dan diantaranya hanya 95.949 yang memenuhi syarat mendapatkan ART.