Berita

/Berita

Gambaran Pendanaan HIV dan Potensi Pendanaan Domestik di Indonesia

Jakarta, 18 Desember 2017. Indonesia AIDS Coalition (IAC) mengadakan kegiatan pertemuan diskusi Forum Pendanaan HIV yang dilakukan di Hotel Artotel Thamrin Jakarta. IAC mengundang rekan-rekan dari UN, WHO dan Country Coordinating Mechanism Indonesia (CCM) serta rekan-rekan dari beberapa organisasi masyarakat sipil (OMS) yang bergerak di bidang penanggulangan HIV. Pada forum diskusi ini memiliki beberapa tujuan yaitu untuk memaparkan hasil sementara dari penelusuran yang dilakukan oleh Seknas FITRA terkait dengan mekanisme pendanaan untuk Civil Society Organization (CSO) lalu juga untuk memaparkan studi

Pertemuan Nasional Komunitas

Dalam rangka memperkuat sistem penguatan komunitas dan penciptaan lingkungan yang kondusif (CSS-RLB), aspirasi dari CSO didaerah memegang peran yang sangat penting, oleh karena itu kami merasa perlu untuk diselenggarakan ?Pertemuan Nasional Komunitas Dalam Kerangka CSS-RLB dan Hak Asasi Manusia? II yang merupakan kelanjutan dari pertemuan nasional populasi kunci yang telah diselanggarakan pada tahun lalu.

Indonesia Buyers Club: Pengiriman Obat Dipersulit, Pasien Menjerit

Untuk Segera Di Rilis Jakarta, 30 Maret 2017 Kemudahan dalam mengakses obat masih menjadi persoalan yang sulit di Indonesia, situasi ini masih kerap dialami oleh pasien Hepatitis C. Indonesia Buyers Club sebagai bentuk inisiatif komunitas telah membantu pasien-pasien Hepatitis C mendapatkan obat yang belum tersedia di Indonesia pada pertengahan tahun 2015 lalu, namun proses untuk mendatangkan obat tersebut ke Indonesia tidaklah mudah.

Seminar Upaya Penguatan Kebijakan, Kelembagaan, dan Anggaran untuk Penanggulangan HIV & AIDS

Kasus HIV & AIDS jumlahnya dilaporkan selalu meningkat dari tahun ke tahun. Diperkirakan jumlah kasus HIV &?AIDS masih akan terus meningkat kedepan. Epidemi HIV & AIDS yang semula tinggi di kalangan laki ? laki, sekarang telah terjadi peningkatan penularan HIV & AIDS pada kalangan perempuan, yang kebanyakan dari mereka adalah Ibu Rumah Tangga. Perkembangan lanjut dari epidemi ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan penularan HIV & AIDS dari ibu hamil ke bayinya. Untuk itu, Kaukus Kesehatan DPR RI bekerjasama dengan Ikatan Ahli